20 Januari 2015

, , , ,   |  No comments  |  

Salah Kaprah Soal Menunggu

Menunggu biasanya dianalogikan dengan hal yang membosankan. Tentu saja membosankan jika hanya diam dan doing nothing. Menurut saya, menunggu itu bukan begitu. Karena kalau diam dan doing nothing, itu namanya bukan menunggu. Ya gak ada kerjaan saja. Meskipun sebenarnya ada kerjaan juga : doing nothing itu, mengerjakan nothing. Hah!

Maksud saya, jika Anda menunggu, jangan diam aja. Lakukan something nice, apalah yang bisa dilakukan. Misalkan saat menunggu teman ketemuan di halte (edisi hemat, di kafe kan butuh modal hihi)... Kita bisa menunggu sambil nguping aktivitas orang-orang di sebelah. Atau kalau pas nunggu dosen di kampus, kita bisa dong nggak diam, ngobrol ama karyawan tata usaha atau ngusilin tukang jual gorengan dan lain-lain. Hehe...intinya, doing something nice saja, itu lah yang dinamakan MENUNGGU.

Untuk membosankan, sebenarnya gak harus menunggu kan. Apa saja jika tidak melakukan apa-apa tentu menyebalkan dan membosankan, serta itu hal yang merugikan kita sendiri. Bukan karena teman atau acara yang kita nantikan belum muncul atau belum mulai, yang bikin semuanya membosankan atau membuat waktu kita terbuang percuma. Please ya, yang membuat waktu kita terbuang percuma, tentu kita sendiri. Kita yang mendramatisir keadaan kita sendiri. Menunggu tanpa melakukan apa pun, adalah kesalahan kita. Kita bersalah karena tidak melakukan apa-apa. Kita ini sudah terbiasa menyalahkan pihak lain padahal kita sendiri yang nggak nyadar menjerumuskan kita sendiri loh!

Jadi mulai sekarang, cobalah untuk mengubah pandangan Menunggu itu Membosankan, menjadi Menunggu Harus Mengasyikkan! ;)

Image : http://pistonbroke.deviantart.com/