09 Januari 2009

Pelajar ABG Rekreasi diterjang Banjir Bandang

BY Nunung Indrianto IN , No comments



Mengenaskan. Berita hari ini dan kabar-kabar kemaren di seputaran Jember tentang sekelompok pelajar ABG yang tewas diterjang banjir bandang di wisata alam Air Terjun Antrokan, Slawu Jember. Dari 11 pelajar ABG ini, sampai pagi ini, tinggal 1 orang lagi yang belum ditemukan, 1 orang selamat, dan sisanya tewas. Innalillahi...semoga arwah para korban diterima di sisi-Nya...Amiin.

Korban yang belum ditemukan bernama Hesti, siswi SMP Nuris Antirogo Jember, warga desa Rembangan, Jember. (mudah-mudahan Allah memberi kemudahan dan mengampuni segala dosa para korban.)

Saya tidak habis mengerti, ditengah-tengah cuaca yang seperti ini, (Jember: mendung, berawan, hujan, disertai angin sesekali), kok sempet ya, terpikir bersantai-santai di area rawan bencana banjir dan tanah longsor itu...Hmm...Apalagi di daerah sekitar lereng gunung seperti air terjun Antrokan...bukan satu dua kali terjadi bencana yang sama.

(hehehe..kayak gak pernah muda aja deh...!) Bukannya tidak pernah muda, kita pernah muda kok...(lagunya BCL ya..). Tapi emang sudah garis nasib mereka, harus meninggal dunia dengan cara dan waktu seperti itu. 

Dalam berita di koran disebutkan, salah satu korban pamitnya ke keluarga adalah pergi les...wah, mungkin sehabis les, langsung rekreasi ke air terjun Antrokan ya... Tapi menurut penuturan korban selamat, dia memang pamit ke air terjun. Sudah dilarang ama ibunya, tapi ni anak masih nekat juga. Hmm...anak muda...

Ceritanya disana, sebagian dari mereka mandi di sungai yang tidak seberapa besar itu. Yang laennya duduk-duduk di tepian sungai. Tiba-tiba air sungai menjadi keruh, ada aliran lumpur dan banyak potongan kayu yang hanyut. Seketika, air menjadi meluap dan semakin besar. Hanya dalam hitungn detik, aliran air menjadi membesar sekali dan menyeret sebagian yang mandi. Beberapa dari mereka ada yang sempat berpegangan tangan, cuman karena aliran sangat deras, pegangan mereka terlepas dan akhirnya hanyut sendiri-sendiri. Sehari kemudian, menyebarlah berita menyedihkan ini. Subhanallah..

Jadi ini pelajaran ya buat adek-adek...termasuk buat kita-kita juga sih..:
1. Pamitan ke orang tua itu penting dan harus kan...sebab disanalah restu dari mereka.
2. Jangan pernah membantah kata orang tua...karena doa orang tua itu, apalagi ibu, sangat ampuh...
3. Jangan pacaran di tempat2 berbahaya...(air terjun, pinggir tebing, di tengah sawah klo pas ujan plus petir menyambar, di dalam gua yang gelap dan pengap, di tempat sepi yang jarang orang lewat, di bawah tiang PLN tegangan tinggi, dan lain-lain)
4. Jangan pacaran klo masih sekolah...(mengganggu prestasi, gak konsen belajar, mengurangi jatah uang saku, pokoknyaaaaa lebih baek jangan dulu deh...)
5. Klo emang mau rekreasi, liat2 dulu situasi dan kondisi...jaman sekarang bensin susah, uang susah, kerja susah, macet dimana-mana...weleh.weleh...
6. Jadilah pelajar yang kreatif, positif dan berprestasi...main boleh, tp tetep ada prestasi dong...

Ya sudahlah...semoga keluarga para korban diberi ketabahan...
Si mbah mau istirahat dulu....
Ngopi...




0 comments:

Poskan Komentar

Bagaimana pendapat Anda tentang tulisan di Blog Nindrianto ini? Speak up your mind...

It's Me !