05 Januari 2009

SMP-SMA masuk lebih awal, solusi kemacetan Jakarta

BY Nunung Indrianto IN 9 comments



Hari ini ada berita, pelajar SMP dan SMA di Jakarta mulai pagi ini, harus bangun lebih pagi. Katanya masuk sekolahnya dimajukan setengah jam, jadi jam 06.30. Bener, yaaaa?wuiuh...kesiyan...katanya lagi untuk mengatasi kemacetan di ibukota. Bener yaa?wuiuh....hebat! Adek-adek abg kita ini ternyata telah dipercaya untuk mengatasi salah satu masalah teruwet dan terawet di Jakarta. Mungkin bisa-bisa juga akan diberlakukan di kota lain. Mengatasi kemacetan dengan membuat jadwal masuk sekolah lebih awal, lebih pagi. Wah, hebat!
Jadi, adek-adek harus bangga dong...! Adek-adek pelajar turut membantu mengatasi kemacetan jalan. Hebat nggak, sih?

Solusi Kemacetan Jakarta memang menjadi 'pekerjaan rumah' buat pemerintah di berbagai kota besar. Mengapa pekerjaan rumah?Ya, saking ruwet dan awetnya persoalan ini, sampai-sampai tidak pernah cukup dan selesai dikerjakan di kantor. Hmm...Mengatasi kemacetan lalu lintas jalan di kota besar seperti halnya mengatasi banjir di perkotaan, atau menyelesaikan sampah adalah beberapa hal yang menurut saya paling populer sebagai masalah perkotaan. Berbagai upaya telah dilakukan. Dari pelebaran jalan, pengaturan 'three in one', penerapan ERP (pajak khusus) yang konon menghabiskan dana 1,2 trilyun, penggunaan busway, yang terakhir, adalah memberlakukan jam masuk sekolah lebih awal dari sebelumnya, yang diharapkan menjadi alternatif mengurangi volume kendaraan pribadi dan kendaraan umum pada jam-jam sibuk seperti di pagi hari.


Bagaimana dengan para pelajar sendiri, apakah sudah siap nih? Harus dong..masak mikirin pesta valentine yang gak asik itu terus...? looh! Sebenarnya patut kita hormati upaya kreatif solusi kemacetan DKI ini. Paling tidak dari sini ada upaya dari serentetan upaya-upaya sebelumnya yang telah dilakukan. Sekarang kita tunggu saja...sampai sejauh mana efektivitas upaya ini. Kalau kita berkaca dari yang sudah-sudah, penggunaan jalur busway apakah sudah efektif mengurangi kemacetan?Apakah dengan adanya busway, penggunaan kendaraan pribadi jadi menurun? Saya pernah nanya temen yang tinggal di Singapura, ternyata di sana tidak mudah lo mengendarai mobil pribadi. Harus memiliki surat kepemilikan mobil, semacam BPKB kali ya, dan SIM yang tidak murah. Biayanya hampir sama dengan harga mobilnya. Dan bila melanggar, terutama pelanggaran berat misalnya nabrak, surat-surat ini akan dicabut. Itu satu contoh kan? Dan ternyata berhasil, katanya nih, di Singapura, kota/negara yang padat penduduk itu ternyata hampir tidak pernah ditemui kemacetan. Masak sih..nggak percaya?Ayok kesana ... (hehehe).. Yang jelas, beban adek-adek abg ini seperti bertambah, setelah beban moral dengan berita seputar video porno para abg yang sedang marak. Walah!






9 komentar:

  1. Slam kenal.
    makasih dah berkunjung ke blog saya n_~

    BalasHapus
  2. Boleh juga idenya. Di Surabaya juga perlu diterapin kayak gitu. Kemacetan hampir gak tertahan lagi, terutama pas jam berangkat kerja/sekolah

    BalasHapus
  3. Anak Kampusan (Kuliah) kalau masuk awal...?
    Wah, tambah kurang tidur... :-)

    BalasHapus
  4. berangkat pagi bkan salah satu solusinya deh, menurut saya jumlah kendaraan yang ada di jakarta yg menjadi problem.

    BalasHapus
  5. wah wah ternyata belum ada solusi yang pas yap sampai sekarang.

    BalasHapus
  6. SETUJU klo ada pengurangan jumlah mobil pribadi,,lihat aja negara luar banyak orang yg memilih jalan kaki or naik angkutan..soalnya klo bawa mobil sendiri mereka juga harus memperhitungkan biaya parkir and gk bisa berhenti disembarang tempat..disiplin bgt dech pokonya...

    BalasHapus
  7. kalo saya sih dari dulu tingganya didusun sepi mas,jadi gk pernah terjebak macet.kalopon terjebak paling paling kalo ada rombongan kerbau pulang sawah,he..he..

    BalasHapus
  8. Aduh, kalau saya yg sekolah, pasti tiap hari telat, he..he.. :)

    BalasHapus
  9. Anda ingin dapat 4 (empat) Novel Andrea Hirata atau Pulsa 100 Ribu. (tersedia untuk 200 SMS pertama)

    Cukup jawab pertanyaan berikut :

    Apa yang dilakukan bila kinerja menurun ?

    - Ganti Direktur SDM
    - Ganti Direktur Keuangan

    SMS ke 021-XX040999
    XX = nomor urut Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

    BalasHapus

Bagaimana pendapat Anda tentang tulisan di Blog Nindrianto ini? Speak up your mind...

It's Me !