03 Maret 2009

Teknologi SSD

BY Nunung Indrianto IN , No comments

SSD merupakan singkatan dari Solid State Drives, merupakan segmentasi lain dari main stream dengan interface SATA yang menggunakan Teknologi MLC (Multi Level Cell) Nand Flash. Saat ini produk SSD tidak hanya diluncurkan oleh vendor-vendor hard drive atau flash disk, namun Intel pun meramaikan pasar SSD ini, meski hanya dengan melahirkan dua produk saja, yaitu Intel X18-M dan X25-M. Secara spesifikasi, produk ini cukup bersaing dengan produk SSD terkini. Dengan read speed hingga 250 MB/s dan write speed hingga 70 MB/s.

Mengutip wikipedia, definisi SSD:
SSD adalah media simpan yang menggunakan memori solid-state untuk menyimpan data tetap. “Solid-state” sendiri adalah (lagi-lagi dikutip dari Wikipedia) komponen, sistem, atau alat elektronik yang seluruhnya berdasarkan semikonduktor, misalnya transistor, chip mikroprosesor, atau memori gelembung. Solid-state merupakan hal yang biasa dalam elektronika dewasa ini, tapi menjadi tidak biasa ketika diterapkan pada harddisk yang umumnya berbasis motor penggerak + piringan magnetik.


Jadi pada intinya: SSD adalah RAM komputer, tapi datanya menetap.
Contoh SSD: USB Drive, dan “harddisk” laptop terutama pada laptop generasi terbaru (2009 ke atas).

Kedepannya, Intel akan menggunakan Single Level Cell (SLC) pada produk SSD. Sedangkan Intel X25-E Extreme SATA Solid State Drive yang lebih "menembak" untuk penggunaan pada server dan ditargetkan untuk media penyimpanan level korporat. Hal ini karena adanya memaksimalan kemampuan Input/Output Operations Per Second (IOPS).

0 comments:

Poskan Komentar

Bagaimana pendapat Anda tentang tulisan di Blog Nindrianto ini? Speak up your mind...

It's Me !