06 Oktober 2009

Teknik Menulis di Blog dengan Artikel Pendek

BY Nunung Indrianto IN , , 8 comments

Teknik Menulis di Blog dengan Artikel Pendek


Teknik Menulis di Blog dengan Artikel Pendek
ini sangat penting. Karena kita tidak selalu harus membuat artikel yang panjang lebar untuk mengundang visitor ke blog kita. Baru saja saya mendapat email subscription dari Mas Darren Rowse. Dia adalah blogger kenamaan dari negeri kanguru ini. Isinya adalah Techniques for Writing Short Articles on your Blog. Saya mencoba membaginya untuk Anda.




Memang apa sih keuntungan kita menulis artikel pendek di blog?
1. Pembaca blog kita tentu senang, karena dia mendapatkan intisari dari topik artikel tanpa perlu menghabiskan banyak waktu.
2. Memancing pembaca untuk membuka atau membaca artikel lain di blog kita.
3. Pembaca akan selalu memberikan perhatian lebih kepada blog kita, karena artikel pendek ternyata lebih memberikan efek psikologis yang mendalam.



Sekarang bagaimana sebenarnya teknik menulis artikel pendek di blog kita?

Teknik 1. Berusahalah membuat artikel yang memancing komentar.
Jika kita memiliki pembaca yang lumayan banyak, kita tidak perlu lagi membuat artikel secara panjang lebar. Cukup 3 paragraf saja, kira-kira 150 - 200 kata saja. Artikel yang memancing komentar biasanya bisa kita isikan topik-topik yang lagi trend atau hangat. Untuk saat ini, contoh kasusnya adalah soal gempa bumi di Padang. Ambil saja topik yang agak kontroversial. Misalkan soal distribusi bantuan gempa yang terlambat. Atau topik tentang Miyabi yang akan bermain film di Indonesia. Topik-topik itu tentunya jangan kaku, tetapi hubungkan sedikit dengan topik utama blog kita. Hubungkan kasus gempa dengan soal bisnis misalnya, atau dalam kasus Miyabi, ambil saja topik Kamera digital berkualitas-ku rusak saat mengambil foto Maria Ozawa...hehe, bisa saja kan?

Teknik 2. Membuat artikel rangkuman dari blog-blog terkenal.
Ini yang kadang-kadang saya lakukan. Tentu kita sering blogwalking atau membaca-baca artikel-artikel dari para blogger master. Nah, kita bisa membuat kesimpulan dari artikel-artikel itu. Ambil contoh tentang tips blog. Kita bisa ambil dari blog Kang Rohman, Blognya mas O-om atau dari siapa saja. Kita bukan ingin copy-paste lo. Tetapi kita akan membuat sebuah rangkuman dari sebuah topik yang dihadirkan para master itu. Nah, karena ini sifatnya rangkuman, so..tidak perlu panjang lebar kan.

Teknik 3. Artikel Video. Jika Darren Rowse membuat beberapa artikelnya berupa video, mungkin itu terlalu berat bagi kita, maksudnya bagi saya..:D. Kalau saya, berhubungan dengan video artikel, kita bisa melakukan teknik membuat artikel pendek dengan menyisipkan video dari Youtube. Ambil contoh, soal rumah anti gempa sebagai antisipasi gempa bumi. Banyak lo di Youtube. Tinggal diambil saja, code-nya dari Youtube, kemudian jadikan artikel. Untuk ini, tentu kita tidak perlu memaparkan panjang lebar, karena tayangan video sudah membantu kita.

Teknik 4. Gunakan cara dasar mengarang waktu sekolah dulu. Kita ingat, ada 3 bagian dalam sebuah paparan atau artikel yaitu bagian pembukaan, isi dan penutup. Nah, itu juga bisa kita terapkan di blog kita. Masing-masing bagian, kita usahakan langsung pada ini paragraf. Jangan bertele-tele.

Teknik 5. Menulis Efektif dan efisien. Hindari pengulangan kalimat yang tidak perlu. Buat kalimat maksimal sepanjang 1,5 baris. Usahakan juga setiap kalimat memiliki keterkaitan dengan kalimat sebelum dan sesudahnya. Karena dengan begini, meskipun pendek, pembaca akan enjoy, karena seolah-olah dia tidak membaca, tetapi mendengar. Maksudnya, mendengar kita yang berbicara.

Teknik menulis artikel pendek di blog di atas adalah hasil pemikiran saya sendiri dan sumber-sumber lain. Tentu saya juga masih belajar...intinya adalah bagaimana membuat pengunjung blog berubah menjadi pembaca. Setelah itu, selanjutnya menjadi pembaca setia blog kita, yaitu dengan subscribe atau mem-bookmark blog kita. Saya sih masih penasaran bagaimana membuat blog yang berkualitas seperti yang ditulis mas Darren Rowse itu...

8 komentar:

  1. Pertamax, info yang sangat berguna, klo saya seh tulisannya pendek karena gak bisa nulis panjang plus gak nyambung lagi. He he...

    BalasHapus
  2. Halo mas dari jember, saya dari banyuwangi.. wah2 ga nnyangka deketan neh.. boleh tuker link dong

    BalasHapus
  3. wah tipsnya menarik, kebetulan saya juga kadang jadi blank ide kalo nulis kepanjangan...cocok untuk blogger pemula nih...hehehe

    BalasHapus
  4. tips nya oke juga ya,,,saya memang kadang suka hilang ide buat nulis,,,,hehehehe...

    BalasHapus
  5. Saya setuju menulis pendek. Ini adalah bentuk penghargaan terhadap pembaca karena tidak semua orang memiliki waktu yg banyak untuk memelototi artikel kita. Tulisan panjang membosankan. Disamping itu menulis pendek lebih bertenaga daripada panjang.

    BalasHapus
  6. satu yang saya catet, tulisan hrs tetep enak dibaca dan jelas, pembukaan-isi-penutup

    BalasHapus
  7. Salam kenal.
    Makasi infonya, di ingat (Pembukaan, Isi dan Penutup)

    BalasHapus

Bagaimana pendapat Anda tentang tulisan di Blog Nindrianto ini? Speak up your mind...

It's Me !