28 Oktober 2016

Harblognas : Lebih Sekedar Romantika Masa Lalu

BY Nunung Indrianto IN , , 2 comments

Senang rasanya pemerintah mencanangkan secara resmi adanya Hari Blogger Nasional ini. Kenapa? Gimana ya, gini saja deh. Kemarin nih, saya kenalan online dengan seseorang lewat sosmed. Obrolan biasa saja sih, tetapi ketika sampai pada pembicaraan soal pekerjaan, lawan bicara saya menyatakan dia ingin usaha di rumah, karena dia seorang wanita, tetapi agak susah karena tidak tahu caranya dan juga modal yang minim. Serta merta saya sarankan, jika memang ada keinginan untuk berbisnis dari rumah, kenapa tidak bisnis online saja. Ya bisnis online adalah salah satu aktivitas bisnis yang bisa dilakukan di mana saja, kapan saja. Dan yang pasti juga bisnis online kan sudah menjamur saat ini, sudah bukan hal asing dan masyarakat pun sebagai marketnya sudah memahami. Bisnis online? Apa hubungannya dengan Blog? Nah, begini.

Sehubungan dengan Hari Blogger Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Oktober kemarin ini, saya berfikir, kenapa tidak dicanangkan juga bahwa Blogging adalah salah satu terobosan bagi masyarakat untuk berwirausaha. Saya sudah lama bicara soal ini, ketika waktu jadi pengisi acara di Workshop Blogging di salah satu komunitas blogger di Jember, kota kelahiran saya, 4-5 tahun yang lalu. Bahwa aktivitas blogging bisa menjadi salah satu cara untuk dijadikan ajang penghasilan. Tentang hal ini tentu sudah banyak buktinya. Memang sempat terjadi kondisi pasang surut, dimana bisnis online sempat mengalami penurunan trend, termasuk saya akhirnya memutar haluan jadi pekerja kantoran. Meskipun pada prinsipnya, tidak bisa dipungkiri, blog adalah jalan pembuka sebagai lahan bisnis. Dari tahun 2006 saya sudah bikin blog, dan berbisnis online lewat blog dari tahun 2009 hingga 2014. Dari bisnis adsense, paid review hingga dropshipper saya jalani lewat blog itu. Saya jadi ingat tulisan tentang perjalanan blog Maseko Sakazawa hingga sosmed dan akhirnya blog lagi. Hehe...

Lantas bagaimana bisa dari Blog menjadi pintu awal jalan menuju bisnis online? Simple saja. Blog itu ibarat toko atau warung kita, jika kita bicara bisnis di dunia nyata. Bisa juga blog kita ibarakan sebagai ajang kongkow-kongkow online (kayak pos ronda gitu deh) di awalnya. Ketika banyak orang betah di blog kita itu, kita bisa mengarahkan blog itu menjadi warung yang menawarkan produk-produk yang kira-kira dibutuhkan pengunjung blog kita. Ibarat tempat nongkrong, yang sudah ramai dijadikan ajang santai teman-teman kita, di sana akan banyak informasi yang hilir mudik. Ada yang nanya barang ini, ada yang nawarin barang itu, ada yang mengajak bisnis bareng dan lain sebagainya. Itu semua terjadi di tempat nongkrong kita. Lalu akhirnya kita sebagai penghuni tetap pos tersebut, kita pun bisa menyediakan kebutuhan dari pengunjung pos itu. Dalam hal ini blog, maka sebelum menginjak ke bisnis online nya, cobalah bikin blog dulu. Tulis tentang apa saja. Dari kegiatan sehari-hari di kantor, di rumah, di mana saja. Berita-berita hangat itu juga bagus. Cari pengunjung sebanyak-banyaknya, jadikan blog kita menjadi ajang teman-teman kongkow. Setelah itu, perlahan-perlahan akan ada informasi yang tersaring, kira-kira prospek apa saja yang bisa dijual lewat blog.

Blog itu ibarat toko atau warung kita, jika kita bicara bisnis di dunia nyata. Bisa juga blog kita ibarakan sebagai ajang kongkow-kongkow online (kayak pos ronda gitu deh) di awalnya. Ketika banyak orang betah di blog kita itu, kita bisa mengarahkan blog itu menjadi warung yang menawarkan produk-produk yang kira-kira dibutuhkan pengunjung blog kita

Sosial Media
Jaman sekarang pun sudah umum, orang memiliki akun sosial media. Baik itu Facebook, Twitter, Google Plus, Instagram, Path, Pinterest dan lain sebagainya. Bagi saya, rugi banget lah jika akun-akun itu hanya dijadikan ajang cuap-cuap update status, upload foto dan saling koment. Memang sih ada sisi silaturahmi yang positif tentunya. Akan tetapi kembali pada permisalan di atas tentang pos ronda, maka jika hanya ada ngobrol-ngobrol saja, kenapa tidak dijadikan sesuatu yang lebih positif.

Sosial media dengan blogging akhirnya bisa menjadi sinergi positif. Di sosial media, seperti Facebook dan Twitter, kita bisa share artikel terbaru di blog kita. Di Instagram dan Path atau Pinterest bisa kita posting gambar-gambar terbaru yang berkaitan dengan artikel blog kita. Sebaliknya di blog kita bisa dicantumin akun Sosmed kita. Ada banyak cara untuk mengenalkan blog lewat sosial media dan sebaliknya.

Setelah semua aktivitas dunia maya itu saling bersinergi, maka pasti akan ada jalan untuk berbisnis. Coba saja. Pastinya nih, jika sebuah blog atau website sudah ramai pengunjung, akan banyak iklan yang ingin tampil. Dan itu saja adalah peluang. Nah, jawaban kepada teman yang masih bingung untuk memulai bisnis, Hari Blogger Nasional ini adalah jawabannya. Semangat untuk mengawali bisnis dari Blog, dan jangan terlena dengan romantika masa lalu. Jika blog kita rawat, kita optimasi dengan baik maka akan jadi ajang kongkow pengunjung, blog kita bakalan ramai. Setelah itu, ya terserah Anda.... 
Selamat Hari Blogger Nasional, Jayalah Negeriku, Sejahtera Rakyatnya. :)

18 Oktober 2016

Jalan Kaki 1,3 km Ditemani Payung Teduh

BY Nunung Indrianto IN , , , , 2 comments


Ada banyak cara untuk menikmati suasana. Saya misalnya. Tiap pagi dan sore, saya ke kantor dengan berjalan kaki dari stasiun KRL di bilangan Jakarta Selatan, begitu pula sebaliknya. Saat sore, saya dan seorang rekan kerja yang kebetulan rumahnya satu wilayah di kawasan Bogor, bareng-bareng berjalan kaki dari kantor ke stasiun KRL. Jika saya cek dari google maps, jarak kami berjalan itu sejauh 1,3 km, itu biasanya ditempuh dalam waktu 15 menit. Tentu dengan kecepatan sedang. Ngos-ngosan kali kalau berjalan lebih cepat. Hehe.

Seperti yang dialami para pekerja kantoran di Jakarta lainnya, suasana pagi itu adalah 'perjuangan'. Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi seperti motor atau mobil, maka perjuangannya adalah melawan kemacetan. Bagi yang naik kendaraan umum seperti angkot, bis, trans-Jakarta (busway) atau Commuter KRL, maka perjuangannya adalah melawan suasana hiruk pikuk dan desak-desakan. Semuanya juga berjuang memburu waktu. Siapa yang bisa pagi, siapa yang bisa pas dapat kendaraan yang pas, maka akan relatif 'aman' menuju tujuan a.k.a kantor masing-masing. Aman disini bisa berarti lebih cepat menuju tujuan, tidak terlalu terjebak puncak kemacetan atau kondisi penumpang tidak terlalu berdesak-desakan. Saya kira masing-masing sudah memiliki triks dan 'selah' untuk bisa lebih nyaman dalam perjalanan menuju tempat kerja.

Jadi intinya bukan melawan kemacetan atau menang-menangan dengan waktu, tetapi apapun kondisinya, kita harus tetap semangat hingga di tempat kerja, dan saat kerja juga bertahan dengan semangat hingga pulang kerja juga tetap lancar dan selamat sampai di rumah kembali.


Memang sih, terasa membosankan jika menjalani kegiatan yang sama setiap hari. Namun saya tidak kurang akal. Maka untuk suasana pagi seperti ini, saya pilih lagu dari Payung Teguh untuk menemani 'jalan pagi' saya. Judulnya Cerita tentang Gunung dan Laut. Pernah dengar dong. Nih liriknya...


Aku pernah berjalan disebuah bukit
Tak ada air, tak ada rumput
Tanah terlalu kering untuk ditapaki
Panas selalu menghantam kaki dan kepalaku

Aku pernah berjalan diatas laut
Tak ada tanah, tak ada batu
Air selalu merayu
Menggodaku masuk ke dalam pelukannya

Tak perlu tertawa atau menangis
Pada gunung dan laut
Karena gunung dan laut
Tak punya rasa

Aku tak pernah melihat gunung menangis
Biarpun matahari membakar tubuhnya
Aku tak pernah melihat laut tertawa
Biarpun kesejukkan bersama tariannya

asyik kan lagunya? :)

Jalanan basah di pagi hari
Lagu ini benar-benar pas buat menemani jalan pagi saya, terutama saat masuk jalan-jalan di perkampungan, jalan tembus menuju kantor. Pemandangan pagi yang ditemui adalah suasana sepi di sebuah kompleks perumahan dinas entah itu rumah dinas atau pensiunan instansi apa, saya belum nanya-nanya. Kampung dengan mungkin cuman belasan rumah berbentuk hampir seragam. Pemandangan yang pasti tampak pertama adalah anak kecil agak gemuk yang disuapin sarapan pagi oleh seorang mungkin baby sitter atau mbok atau entahlah nyebutnya. Di depan rumah seorang rumah bertuliskan Bidan, yang juga menerima kost-kostan. Agak ke depan lagi, tampak rumah berjejer, dengan seorang lelaku tua tak berdaya duduk di kursi teras rumah. Kadang terliat ngantuk atau tertidur kadang terlihat membaca koran, kadang juga diam mengamati orang berjalan di depan rumahnya. Mungkin dia mengamati saya ya? Hehe. Lagu Payung Teduh masih berputar...


Berjalan beberapa langkah, aku melewati seorang ibu-ibu mungkin karyawati, tampak dari pakaiannya. Lalu di depan lagi, saya hafal akan melewati musholla yang saya tahu baru beberapa bulan kemarin di renovasi. Musholla yang rapi dab bersih. Sepertinya memang digarap dengan serius dan direnovasi oleh tukang bangunan yang bagus kerjanya. Tidak asal-asalan. Saya gak heran, musholla di kompleks perumahan dinas dan berada di belakang gedung-gedung bertingkat di area selatan Jakarta ini, tentu tidak susah untuk mencari donatur. Hehe. Alhamdulillah.


Di sebelah musholla ini terdapat lapangan bulutangkis. Yang mesti kutemui adalah beberapa mobil yang diparkir di sana, mungkin milik warga yang sengaja di parkir di lapangan badminton. Kuliat pagi ini seorang gadis muda membawa tas, yang sepertinya tidak terlalu buru-buru berjalan. Mungkin dia mahasiswi hendak ke kampus tapi mungkin masih mampir ke teman-teman dulu. Mungkinkan akan 'ngerjain' tugas kuliah bareng? Ah kepo. Hehe...lagu payung teduh masih berputar...


Tak perlu tertawa atau menangis
Pada gunung dan laut
Karena gunung dan laut
Tak punya rasa

Suasana perumahan yang sepi di pagi hari, jalanan basah setelah diguyur gerimis pagi tadi, atau kemarin sore. Entahlah. Kuliat lagi bapak-bapak tua menyapu pojokan jalan di temani seorang laki-laki muda. Mungkin petugas kebersihan. Sesekali, beberapa motor juga melintasi jalanan tembus ini.

Akhirnya saya sampai juga di bekas kampung yang sekarang rata, karena habis digusur. Saya berpapasan dengan seorang bapak mengenakan baju safari menaiki sepeda pancal (ontel). Dia tersenyum padaku. Kenapa dia tersenyum ya? Saya pun membalas senyuman bapak itu. Tapi saya masih gak paham, kok dia seramah itu?

Aku pernah berjalan disebuah bukit
Tak ada air, tak ada rumput
Tanah terlalu kering untuk ditapaki
Panas selalu menghantam kaki dan kepalaku


Dan akhirnya aku kembali bertemu jalan raya dengan bising dengan kemacetan. Lima menit lagi sampai di kantor. Lagu Payung Teduh sudah akan habis pula.... Selamat pagi, selamat bekerja kawan..!


Akhirnya, inilah video clip lagu Cerita tentang Gunung dan Laut-nya Payung Teduh, yuk disimak...




Partisipasi Menulis Di Website Warga Palem Asri Bogor

BY Nunung Indrianto IN , , No comments

Berawal dari diminta memperbaiki beberapa fitur website www.wargapalemasri.org, saya akhirnya kembali giat menulis. Kenapa ya susah sekali menyediakan waktu menulis di blog? Padahal waktunya ada, ide banyak. Yang susah ternyata mengawalinya. Iya kan?

Situs www. wargapalemasri.org ini dirintis di tahun 2012 menurut sang Admin, Bapak Haris sang perintis website ini. Dulunya beliau memang Ketua RT, dan baru saja terjadi pergantian pimpinan, bulan kemarin. Akan tetapi meskipun sudah tidak menjadi ketua RT, pak Haris demikian panggilan sehari-hari, tetap semangat untuk terus mempertahan dan bahkan mengembangkan website milik warga ini. Begitu cerita soal website yang bertagline, "bahu membahu saling mengisi antar kita, dari warga, oleh warga dan untuk warga Palem Asri seluruhnya...."

Nah, berangkat dari sana, akhirnya saya lebih aktif membantu memperbaiki tampilan web nya dan seterusnya diminta membantu menyumbang tulisan. Alhamdulillah, ada semangat  baru, menulis tulisan-tulisan  yang bermanfaat buat warga. Terimakasih dan angka topi untuk Pak Haris yang menjadikan semangat menulis saya muncul lagi...:) Jadi, inilah sebagian dari tulisan saya sampai dengan hari ini :

Proses Alam Mengajarkan Kita Bersyukur

Alam mengajarkan kita tentang Keindahan. Di dalam ilmu geologi, diajarkan berbagi macam fenomena kejadian alam sejak ribuan bahkan jutaan tahun yang lalu. Banyak dijumpai penampakan-penampakan indah seperti batuan dan mineral yang berwarna beraneka ragam, profil dataran, lembah dan gua yang menyimpan segudang keindahan dan membuat kita berdecak kagum, Subhanallah...  


TIPS ANDROID (1) – CARA MATIKAN DOWNLOAD DAN SIMPAN GAMBAR OTOMATIS DI WHATSSAPP

Tulisan ini akan terbagi menjadi beberapa tulisan, karena tips-tips di dalam aplikasi Whatsapp ini memang tidak sedikit. Namun untuk menyederhanakan, akan saya bagikan beberapa tips yang paling sering dibutuhkan dalam keseharian.

Telegram, aplikasi chatting alternatif selain Whatsapp

Saat ini, ada aplikasi yang mulai perlahan tapi pasti berusaha merebut hati pengguna gadget. Aplikasi ini namanya Telegram. Diluncurkan tahun 2013, aplikasi Telegram ini dikenalkan, semakin lama semakin bertambah penggunanya. Dari report di playstore, pengguna aktif Telegram sudah mencapai 100 juta orang, hebat kan, dalam waktu 3 tahun sudah mencapai angka itu. Namun tentu saja masih kalah jauh dengan pengguna aktif Whatsapp yang mencapai 1 milyar orang! 

Tulisan lain bisa klik ke websitenya www.wargapalemasri.org. Sampai jumpa di sana yaaa..

15 Agustus 2016

Hobi dan Rutinitas, pilih mana?

BY Nunung Indrianto 1 comment

Senin, 15 Agustus 2016

Kubuka lembaran blog ini lagi. Ah, basi banget ya. Ya tapi memang begitu kenyataannya. Untuk beberapa waktu blog ini kosong lagi tanpa postingan. Memang itu adalah kenyataan, tidak mudah meluangkan waktu untuk menulis di sela-sela kesibukan kantor. Atau tidak mudah juga meluangkan waktu untuk ngantor di sela-sela aktivitas menulis? Hehe. Salah ya?

Kemudian ada pertanyaan, enak mana sih melakukan hobi atau bekerja rutinitas? Tentu yang ideal adalah jawabannya bekerja sambil menyalurkan hobi, apalagi jenis pekerjaannya adalah hobinya juga. Nah, itu ideal banget. Masalahnya, apa semua pada kondisi ideal? Nggak juga kan..?

Banyak yang merasa pekerjaannya sehari-hari adalah pekerjaan rutinitas semata, membosankan dan sekedar memenuhi tuntutan mencari penghasilan. Maka tidak jarang, ada seorang guru yang juga menjadi pelukus, ada pekerja kantoran yang juga nyambi penyanyi kafe atau seorang karyawan swasta yang menjadi jasa konsultasi bisnis. Ada apa? Apa melulu soal money? Mungkin iya, ada faktor income juga. Tetapi ada sekian persen, mereka semua adalah sebenarnya mencari kesenangan semata. Ada perasaan kepuasan ketika hobi itu tersalurkan.

Dulu sekali, ketika masih aktif menulis untuk mencari penghasilan dari dunia maya, rutinitasku adalah menulis. Itulah kondisi ideal. Hobi yang menjadi rutinitas. Enak banget... apalagi hobi yang menghasilkan duit. Lol.

Tapi, kembali pada soal kenyataan, apapun memang harus kita hadapi dan jalani dengan senang hati. Seperti dalam pramuka itu kan? Selalu senang hati dan riang gembira, di mana saja kapan saja. :)

So, seboring apapun kerjaan rutinitas kita, pasti ada titik di mana kita menemukan kesenangan di sana. Dan sesenang apapun hobi kita, tentu pada suatu saat kita menemukan masalah di sana. Tidak mendoakan hal buruk sih, tapi mari belajar menyikapi dengan bijaksana apa yang kita hadapi saat ini. :)

02 Februari 2016

Tips Sederhana Sukses Toko Online

BY Nunung Indrianto IN , , , 4 comments

Assalamualaikum.
Apakabar pembaca setia blog Nindrianto, Sharing anything? Salam sukses penuh barokah ya...
Tulisan saya kali ini tentang sharing pengalaman saya ketika menjadi penjual sepatu online. Jadi ceritanya pernah sukseslah meski tidak sesukses mbak Anne Ahira, atau mas Habibie Afsyah atau juga bung Cosa Aranda yang menjadi jawara-jawara di dunia bisnis online. Tapi gak papa dong kalau saya sharing juga ya, siapa tau ada manfaatnya buat pembaca sekalian, terutama yang akan memulai bisnis online (online shop).
Baca juga : Bisnis apa yang enak?

Online Shop / Image of www.futuready.com
Yang jelas, saat ini sudah begitu menjamur para pelaku bisnis online dari yang modal BBM atau Line hingga membuat website khusus jualan. Dari yang tidak punya barang sendiri sampai yang bermodal dengan stok sendiri. Nah bagi yang belum tahu, apa bisa jualan tanpa stok barang sendiri? Atau modal gadget dan social media seperti BBM, Facebook, Line saja? Jawabnya : tentu bisa. Bisnis ini namanya Dropshipping. Anda bisa gugling jika ingin detail tentang dropshipping. Di sini saya akan memaparkan sedikit tips untuk sukses berbisnis toko online.

Tips 1 : Temukan pasar
Lo, pasar kan di mana-mana ada? Iya. Bener sekali. Ada pasar tradisional, pasar mainan, pasar konveksi, pasar modern, pasar sembako dan sebagai sebagainya, banyak sekali. Anda harus bisa menemukan dan menentukan bisnis Anda akan masuk di pasar apa. Kenapa harus menemukan pasar terlebih dahulu? Begini alasannya. Karena di dalam memulai bisnis kita (start-up business), satu hal yang penting adalah eksekusi atau do it bukan berfikir kelamaan. Salah satu problem yang dialami para pemula bisnis adalah biasanya kita berfikir mau jualan apa ya yang bagus, yang prospek? Akhirnya didapatkan berbagai alternatif usulan produk ini, produk itu, jasa A, B dan sebagainya.
Di dalam konteks bisnis online, kita bisa meriset sendiri, kira-kira profil teman-teman online kita seperti apa. Apakah pasar anak muda masa kini, pasar para pekerja kantoran atau anak kuliahan/sekolahan dan sebagainya. Maka dari sini kita bisa menentukan produk apa yang bisa ditawarkan kepada teman-teman online kita. Bisa jual busana muslim/muslimah atau aksesoris atau juga kebutuhan sehari-hari lain, termasuk juga gadget atau tiket pesawat/kereta api atau reservasi hotel.

Tips 2 : Tentukan produk / jasa.
Setelah menemukan pasar yang akan kita bidik, selanjutnya tentukan produk yang ditawarkan. Tentukan paling banyak 2 alternatif produk saja, sebelum eksekusi. Misal barang A dan B. Okay, simpan dulu. Melangkah ke langkah berikutnya.

Tips 3 : Riset pasar
Bagaimana cara kita riset pasar? Tidak perlu ruwet-ruwet dan ribet. Karena konteks kita sekarang online, maka carilah artikel online yang membahas produk A dan B. kemudian posting di halaman Facebook atau twitter Anda. Lakukan tiap hari satu posting artikel. Kemudian analisis saja, produk apa yang paling banyak di-like atau di comment. Sehingga dari 2 alternatif produk A dan B ini, akan mengerucut menjadi satu produk yang akan kita eksekusi. Misal produk A yang paling banyak di like/comment, jadi sekarang kita fokus pada produk A ini. Abaikan saja produk B.

Tips 4 : Membuat blog/web/halaman Facebook
Setelah fokus pada 1 produk untuk dijual, sekarang kita membuat blog, dan tambahan kalau diperlukan satu halaman Facebook. Kita ambil dulu yang blog. Blog atau web mini ini bisa blog pribadi atau blog khusus jualan, terserah Anda. Bisa blog gratisan(blogspot, wordpress dll) bisa juga blog berbayar. Ini juga bebas, sama saja karena masih di zona starting (awal). Jika Anda masih nubie di dalam dunia blogging, cari saja di gugling cara membuat blog, banyak kok. OKay? setelah blog jadi, tugas kita selanjutnya adalah membuat postingan tentang seputar produk. Buatlah satu hari 1 - 3 artikel bertahap dulu, intinya tiap hari harus ada artikel baru di blog kita. Ingat jangan membuat topik yang beragam, fokus terus ke produk. Setelah artikel terposting, jangan lupa juga, share ke sosial media Anda. Bisa ke FB, twitter atau yang lainnya. Target kita adalah mendongkrak blog kita di search engine (a.k.a google).
(Baca juga yuk : Membuat Blog Bisnis Online)

Tips 5 : Riset Supplier
Hampir berbarengan dengan tips 3 dan 4 di atas, risetlah calon supplier untuk produk yang sudah Anda pilih ini. Cari harga termurah, sistem yang aman dan reputable (terpercaya). Anda bisa cari sepuasnya di forum-forum jual beli seperti Kaskus, Tokopedia, OLX dan banyak lainnya. Anda bisa test sekali dua kali dengan membeli dari calon supplier, dan usahakan ada komunikasi dengan supplier. Hingga pada titik kesimpulan, mana supplier yang pas (barang murah, sistem aman dan terpecaya).

Tips 6 : Jalin kerjasama dengan Supplier
Setelah mendapatkan supplier produk yang pas, maka jalinlah kerjasama dengannya. Hal-hal yang perlu dicatat dalam kerjasama dengan supplier di antaranya:
- harga resseler/dropshipper
- sistem pembayaran, biasanya kalau reseller kita beli barang terlebih dulu (stok barang) dan jika sebagai dropshipper, kita bayar dahulu ke supplier (tentunya setelah mendapat pembayaran dari pembeli), kemudian barang dikirim. Tetapi adakalanya ada sistem lain dari supplier.
- kualitas barang
- lokasi asal pengiriman
- ongkos kirim (terkait dengan point di atas)
- diskon untuk pembelian kuantiti
- nomer rekening
- hal garansi dan penukaran barang
- foto dan spesifikasi detail produk
- fasilitas lain dari supplier misal web replika, logo produk, update stok dan lain-lainnya.

Tips 7 : Eksekusi Jualan
Setelah tips2 persiapan di atas sudah dilakukan, maka kita siap jualan produk di toko online lewat blog atau website kita. Posting saja tiap produk lengkap dengan foto dan gambaran spesifikasi barang. Jangan lupa juga untuk mencantumkan harga dan contact kita (no hp, pin BBM, no Whatsapp, Line, halaman Facebook dll).

Tips 8 : Social Share.
Selalu menshare postingan produk di sosial media adalah hal yang wajib dilakukan untuk saat ini. Kita harus mendapat respon dari teman-teman sosial media kita.

Tips 9 : SEO marketing.
Sambil jualan, update artikel dan sosial sharing, belajarlah juga teknik-teknik SEO. Diharapkan ada kata-kata kunci yang berhubungan dengan produk kita yang menang dalam persaingan search engine. 

Tips 10 : Jalin komunikasi yang bagus dengan pelanggan.
Ini tentu tips bisnis secara umum, bagaimanapun pembeli adalah raja. Kita harus layani sebaik mungkin. Apalagi kita berjualan online, orang tidak tahu siapa kita. Kepercayaan di dunia maya adalah sebuah harta yang mahal harganya. 

Nah, bisnis online kita sudah siap, selamat berbinis, melayani pelanggan sambil ngopi sore ya... :)
(Eh sudah baca artikel tentang Kopi Kapal Api vs Aqua ? )
 
Demikian tips-tips sukses toko online, seperti yang pernah saya lakukan. Kalau ada pertanyaan atau masukan dan kritik boleh lah di submit di kotak komentarnya.... :-)

27 Januari 2016

Solusi Error ORA-00020 - Application Stop, Need Login Oracle

BY Nunung Indrianto IN , , No comments

Kesempatan kali ini, saya ingin sharing kembali tentang Oracle problem. Sebagai seorang administrator system terkadang kita menemukan masalah yang tidak pernah kita duga sebelumnya. Masalah kali ini adalah, ketika ada traning atau workshop satu aplikasi GnG (Geology, Geophysics) di lingkungan kerja saya, tiba-tiba para peserta mengalami masalah aplikasi error, dengan notifikasi request Oracle Login.


Selanjutnya, error di atas harus didefinisikan terlebih dulu sebagai berikut :

PROBLEM:
When many users accessing the DSG application, the oracle login prompt appeared frequently

INVESTIGATION:
Check Oracle server alert log location:
From Oracle server, login as oracle user:
Start sqlplus connect as sysdba


Check location of Oracle alert log file, in the /trace/alert_owphe10.log



Noticed there are errors ORA-00020: maximum number of processes (400) exceeded.
Hence the processes instance parameter need to be increased.

SOLUTION:
Check current processes parameter value:


So, we tried to change processes parameter value to 2000. From oracle forum, recommended is doubling the value to allow for future growth.




Next steps are :
  • Stop Oracle listener:
  • Shutdown Oracle instance:
  • Wait until the instance shutdown completed
  • SQL> startup;
  • Wait until the instance started succesfully
  • Start again Oracle listener
Perhaps, masalah error ORA-00020 karena overlimit process di database Oracle di atas bisa teratasi. :)



26 Januari 2016

Bisnis Apa Yang Enak

BY Nunung Indrianto IN , 8 comments

Bisnis yang enak
Pertanyaan Bisnis Apa yang Enak. Biasanya itu adalah pertanyaan ketika seseorang sedang diskusi soal pekerjaan. Apalagi jika suasana di kantor sedang kusut, dalam suasana ketidakpastian, uncertainty period. Maka di sela-sela break biasanya ada diskusi-diskusi kecil..ah memang lebih enak bisnis saja, atau ya begini resiko jadi karyawan swasta dan banyak lagi yang lainnya. Dan jika ada pernyataan, eh ayuk bisnis saja, maka pertanyaan berikutnya adalah Bisnis apa yang enak?

Ada yang bisa jawab? Jangan dijawab wani piro ya...
Bisnis yang enak adalah....bisnis kuliner! Hehe, enak bisa makan terus. :) Ada lagi jawaban bisnis yang enak itu yang gak ikutan ngurusin bisnis, taunya terima setoran. Hah, enak dong? Ada lagi yang menjawab, bisnis yang enak itu ya bisnis makelar. Kenapa, karena makelar biasanya tidak akan rugi. Paling rugi ongkos doang...kesana kemari ngegolin bisnisnya. Haha. Ini mah makelar motor dan tanah ya....? :))

Lantas, bisnis apa dong yang enak? Jawabannya bisnis yang tidak dilakukan. :) Kenapa? yang gak usah dilakukan, mikir saja, diskusi, baca saja terus tentang bisnis. Enak. Gak akan rugi, gak akan capek dan pasti tidak gagal. Hihi. Saya jadi ingat dengan kata-kata seorang pebisnis handal di negeri, Bisnis apa pasti tidak rugi? Bisnis itu adalah bisnis yang tidak pernah dibuka. Ya, gimana mau rugi, buka saja belum.

So, jika anda akan berbisnis, do it saja. Duit? Iya tentu, siapkan modal dulu (modal finansial, modal mental). Kemudian siapkan bisnis jenis apa. Jasa atau produksi? Baik jasa ataupun produksi, usahakan bisnis yang akan anda lakukan adalah sesuatu yang anda sukai. Misal anda suka makan, suka icip2 masakan, maka bisnislah kuliner, atau yang berhubungan dengan kuliner. Modal bagaimana? Yang pernah saya baca, modal secukupnya dulu, semampunya. Ada juga yang bilang kalau bisa modal jangan dari uang sendiri, tapi gunakan uang dari pihak lain, misalkan pinjam dari Bank. Ah, saya kok kurang sependapat ya.... jadi intinya, jika ingin berbisnis, lakukan dengan suka, buang gengsi, modal semampunya dulu, cari pasarnya dulu, sambil berjalan cari suplier yang murah supaya harga jual bisa bersaing dan terus belajar. Percaya pada diri sendiri itu juga penting. Dan satu lagi, berdoa-berusaha-tawakkal.

Jika terus mencari jawaban, bisnis apa yang enak....maka saya ragu, bisnis anda segera terwujud. Do it saja.... (duit lagi bang? hihihi). Gimana kalo kita ngopi sore dulu...? :)


Akhir Januari,
Jelang Pulang Kantor.

25 Januari 2016

Bias Makna Di Balik Kalimat "WANI PIRO?"

BY Nunung Indrianto IN , , 3 comments

Bias Makna Ungkapan Wani Piro?
Iklan "Wani Piro"
Lagi-lagi saya tertarik menuliskan betapa serunya obrolan di grup WA kami beberapa waktu lalu. Kali ini topiknya santai saja, yaitu tentang istilah WANI PIRO. Hihi. Ada apa dengan kalimat ini ya?

Sebenarnya kalimat Wani Piro ini kan dari ungkapan berbahasa Jawa, dan menjadi terkenal ketika sebuah iklan rokok mengangkatnya menjadi tema dalam iklannya. Jadilah satire atau ungkapan ini menjadi makin terkenal, di samping yang membawakannya (dalam iklan tersebut) juga lucu. Wani Piro yang berarti "Berani Berapa" dalam bahasa Indonesianya akhirnya menjadi sering diucapkan, dan telinga kita menjadi akrab dengan kalimat ini. Sedikit-sedikit, bilangnya "Wani Piro?"...kemudian disusul dengan ketawa haha-hehe. Lucu juga ya, ngomong sendiri...ketawain sendiri. Hihi.

Sebelum masuk ke dalam obrolan seru di dalam grup WA saya ini, saya ingin sendiri mereview lagi -kayak dosen aja :-), ada apa kok iklan rokok terkenal itu mengusung satire ini. Penasaran nggak sih? Nggak ya? Kalau nggak, baiklah saya ndak akan mbahasnya. Hehe. Begini, saya cuman akan meng-copas tulisan dari mas Tono (Fxtono) dalam Kompasiana, sebenarnya ada apa di balik iklan Wani Piro ini :

Ungkapan wani piro dalam Iklan tersebut sebenarnya merupakan sindiran terhadap kenyataan hidup dan budaya suap yang telah menghegemoni kehidupan bangsa ini dalam segala urusannya. Jika dunia jin yang merupakan dunia ghaib pun tidak luput dari suap, maka dalam dunia nyata manusia, tentunya praktik sogok tersebut dapat lebih parah kenyataannya.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/fxsutono/wani-piro-berani-berapa_5517810e813311fd689de1d3

Kemudian ada tulisan lagi dari blog pantauiklan.blogspot.com, dari sisi periklanan makna Wani Piro ini adalah :

Berdasarkan kasus iklan Djarum 76 dengan “Wani piro”nya ini, daya ingat yang ditimbulkan oleh iklan lebih fokus kepada iklannya daripada produknya. Dalam hal ini, ada dua hal yang perlu mendapat perhatian. Misi mengingat dan segmen iklan. (http://pantauiklan.blogspot.co.id/2012/04/kekuatan-tagline-wani-piro-dari-djarum.html)

Heemmm, okay sepertinya bahasan kita sedikit berat ya. Tapi, saya nggak akan membahas dunia iklan seperti dalam tulisan Tagline Iklan Kopi Kapal Api sebelumnya ya hehe, tetapi akan saya ceritakan bagaimana ungkapan Wani Piro ini menjadi topik seru dalam grup WA saya.

Begini, diskusi kami diawali ketika ada kawan grup yang mengomentari bahwa kita sebaiknya menghindari mengucapkan kata-kata Wani Piro ini pada rekan kerja lebih-lebih kepada calon konsumen atau klien. Whatts??

Jadi, menurut kawan ini, dan kawan ini juga mendapat quote dari bos-nya (salam pak Boss :), ungkapan Wani Piro ini mengandung makna kesombongan dan membuat efek illfeel (gak enak rasa). Eh apa sih bahasa Indonesia-nya Illfil? Intinya, ketika seseorang mengucapkan kalimat "Wani Piro" ini, kemudian suasana menjadi tidak nyaman. Jika diucapkan kepada calon konsumen atau klien, kemungkinan penawaran bisnis kita bisa saja ditolak. Jika diucapkan kepada teman, maka kesan sombong yang akan timbul. Dan jangan coba-coba juga diucapkan kepada atasan kita. Hihi.

Jadi, kemungkinan begitu, dan menurut kawan saya ini (menurut bos-nya ding), ungkapan "Wani Piro" ini bernuansa tidak produktif ! Ditambahkan juga, ketika seseorang mengucapkan Wani Piro, maka secara tidak sadar, hal itu memberikan cerminan bahwa dia sebenarnya tidak memiliki 'value' yang tinggi. Karena eh karena, jika seseorang memiliki 'value' yang tinggi, dia tidak akan mengatakan Wani Piro. Loh? Loh! Lol! :D -becanda ding.

Ditambahkan juga, ketika seseorang mengucapkan Wani Piro, maka secara tidak sadar, hal itu memberikan cerminan bahwa dia sebenarnya tidak memiliki 'value' yang tinggi. Karena eh karena, jika seseorang memiliki 'value' yang tinggi, dia tidak akan mengatakan Wani Piro.Memang pada ungkapan Wani Piro ini, mengandung sebuah nilai -keakuan- yang sangat tinggi, dan kesombongan yang luar biasa. Dan dibalik kesombongan, ada sesuatu yang disembunyikan, yaitu keminderan, ada sebuah kelemahan yang dia sembunyikan. So, jangan pernah diucapkan
Tapi ini serius ya (tapi santaiii). Memang pada ungkapan Wani Piro ini, mengandung sebuah nilai -keakuan- yang sangat tinggi, dan kesombongan yang luar biasa. Dan dibalik kesombongan, ada sesuatu yang disembunyikan, yaitu keminderan, ada sebuah kelemahan yang dia sembunyikan. So, jangan pernah diucapkan. Dan ini di satu sisi saja... karena ingat, setiap sesuatu selalu memiliki sisi berbeda. 

Apa ya benar ada keterkaitan antara ungkapan Wani Piro dengan ketidakproduktifan seseorang atau dengan kelemahan seseorang?

Nah, ini dia sisi lain dari dibalik kalimat Wani Piro. Menurut saya pribadi, ketika seseorang mengucapkan ungkapan "Wani Piro?" pada lawan bicaranya, maka saya berharap dia mempunyai sesuatu yang bernilai yang akan dia tawarkan. Dan seseorang tidak akan mengucapkan Wani Piro, jika dia tidak memiliki 'sesuatu'. Ada nilai positivisme. Maka, dibalik kalimat Wani Piro ini, sebenarnya mengandung makna kemampuan, kesiapan dan optimisme serta harapan. Wani Piro itu menyimpan sebuah kesiapan mental/spiritual (yang akan diikuti juga oleh aspek lain, materi, fisik dll) dalam menghadapi situasi tertentu. 
Ungkapan Wani Piro itu ada nilai positivisme. Maka, dibalik kalimat Wani Piro ini, sebenarnya mengandung makna kemampuan, kesiapan dan optimisme serta harapan. Wani Piro itu menyimpan sebuah kesiapan mental/spiritual (yang akan diikuti juga oleh aspek lain, materi, fisik dll) dalam menghadapi situasi tertentu. Ungkapan ini hanya ingin menunjukkan "aku mampu, aku ada"
Meskipun efeknya akan menimbulkan kesan sombong, atau memunculkan suasana tidak nyaman atau illfil, so what. Wani Piro itu adalah lebih kepada ungkapan retorika, tidak butuh untuk dijawab segini, atau berapa saja. Ungkapan ini hanya ingin menunjukkan "aku mampu, aku ada". Lantas apakah kita harus menyalahkan orang lain hanya karena kita merasa illfil? Tentu tidak. Sah-sah saja seseorang mengucapkan Wani Piro, hanya dan hanya jika dia memiliki kapabilitas. Dan itu memang perlu pembuktikan. Wani Piro adalah sikap optimis dan positif.

Mau komen? Wani Piroo.... :D
(Di Jakarta, di sela break...)

13 Januari 2016

Cara Mengatasi Error Oracle ORA-00257 : Archivelog full

BY Nunung Indrianto IN , , , 2 comments

Pernah mengalami error ORA-00257 saat merestore project ke dalam database Oracle kita? Kebetulan saat ini saya sedang bertugas sebagai system administrator di sebuah perusahaan BUMN di Jakarta. Jadi ada banyak kasus berhubungan dengan system, server, database, aplikasi hingga storage. Kali ini saya coba share satu permasalahan di dalam database Oracle yang cukup sering terjadi, yaitu error ORA-0057.

Error ORA-00257 muncul dengan notifikasi sebagai berikut :



Notifikasi ORA-00257 adalah memberikan indikasi ada masalah saat proses pengarsipan di database, yaitu pada saat mengarsipkan sebuah redo log. Jika problem ini tidak teratasi, maka semua proses akan gagal. Penyebab yang paling umum dari kondisi begini adalah destinasi device yang tidak memadai ruangannya atau full space of archive log destination di mana redo log tersimpan.

Untuk mengatasinya kita harus mensetting dengan benar ARCHIVE_LOG_DEST agar bisa melakukan pengarsipan (archiving process).





Ketika archive log destination ini penuh, kemungkian akan mengakibatkan Oracle Server Down.

Masuk atau login ke user oracle :

Masuk Sql :
Conn “as sysdba” atau sqlplus “/as sysdba” dst ...
Startup mount ->
seharusnya Oracle nyala kembali dengan status Database ter-mounting.
Cek : ps –ef |grep ora


Selanjutnya adalah menghapus archivelog yang ada.

1. [root@phekpowora01 ~]# su - namauseroracle
2. [namauseroracle@phekpowora01 ~]$ rman target sys/sys
3.- RMAN> list backup;

Menghapus list archive log (distabillo kuning) yaitu :

RMAN> delete noprompt backupset tag OW_INCR_UPDATE;

RMAN> delete noprompt backupset tag TAG20150512T011214;

RMAN> list archivelog all;
RMAN> delete noprompt archivelog until time 'sysdate-1';
(mendelete archivelog dari waktu awal hingga hari kemarin (min 1)
RMAN> quit

Setelahnya bisa dicek kembali berapa archivelog size yang terpakai sekarang.
Demikian, semoga membantu.

08 Januari 2016

Fitur Menarik dari Paket Super Internet Indosatooredoo 2016

BY Nunung Indrianto IN , , , , , , 2 comments

Pengalaman Paket Internet Indosatooredoo
Akhir Desember kemarin, saya agak surprised dengan paketan internet Indosat di HP Android saya. Karena sudah habis, maka saya pun registrasi untuk beli paket Internet Indosat lagi. Biasanya saya membeli paket yang 3GB seharga 39.900 rupiah. Langkah-langkahnya seperti biasanya, dari menu *123# kemudian pilih paket terkini dan pilih paket 3 GB Rp. 39.900,-. Setelah semua dilakukan, saya mendapat pesan respon bahwa paket ini sudah tidak tersedia untuk kartu saya. Kemudian saya coba kembali, akan tetapi hasilnya sama. Karena saya curiga dengan sistemnya sedang error, maka saya coba dengan registrasi paket lain yaitu 2 GB seharga sama (ini sudah lama, menurut saya aneh, karena harga paketan 3GB dan 2 GB itu kok sama saja). Ternyata hasilnya sama saja, yaitu jenis paket sudah tidak available.

Saya pun kontak operator Indosatooredoo di 185. Baru saya 'ngeh', ternyata ada program baru sejak Desember 2015 kemarin. Di antaranya paketan 2 dan 3 GB atau yang seharga kurang dari 50 ribu rupiah saat ini sudah tidak tersedia lagi, untuk daerah tertentu. Dan paketan internet Indosatooredoo yang dibawah 50 ribu hanya berlaku di sejumlah daerah saja, misalnya area Nusra, Balikpapan, Banjarmasin, Palangkaraya, Pontianak, Samarinda, Sampit, Sintang, Kab. Batam, Medan, Padang, Pekanbaru, Bandar Lampung, Metro – Kota Bumi, Palembang, Sribawono, Makassar, Manado, Palu dan Kendari. Untuk daerah lain, yang tersedia paketan internet 3,5 GB ke atas seharga 49.900 rupiah yang paling murah.

Jadi inilah jurus-jurus Indosatooredoo setelah berganti nama dari yang awalnya Indosat ini. Ada modernisasi jaringan yang dilakukan, menurut yang saya baca dari website Indosatooredoo. 

Modernisasi jaringan adalah proses pembaharuan seluruh jaringan Indosat Ooredoo untuk memberikan pengalaman terbaik dalam melakukan akses internet dengan kecepatan tinggi, akses video tanpa buffer maupun akses social media. Saat ini modernisasi jaringan telah dilakukan di 23 kota lebih dengan didukung oleh teknologi jaringan 3G-U900, jaringan DC-HSPA+ dan jaringan Super 4G/LTE.

Jaringan 3G DC-HSPA+ adalah teknologi jaringan 3G Dual-Carrier yang digunakan Indosat Ooredoo dengan mengintergrasikan dua kanal frekuensi sehingga menjadi satu lebih besar dalam hal kapasitas jaringan data dan memberikan kecepatan hingga 42 Mbps. Jaringan Super 4G/LTE (4G network) atau LTE (Long Term Evolution) adalah generasi keempat jaringan nirkabel untuk komunikasi bergerak/mobile tingkat tinggi berbasis GSM/EDGE/UMTS/HSDPA. Jaringan ini dimaksudkan sebagai solusi jaringan komunikasi yang komprehensif dan aman dengan kecepatan data yang jauh lebih cepat dari generasi sebelumnya. Kini Indosat telah siap dengan jaringan Baru Indosat yaitu Super 4G/LTE dengan kecepatan hingga 185 Mbps (download) dan up to 41 Mbps (upload).

Saat ini area moderinsasi Jaringan baru Indosat Ooredoo sudah lebih dari 23 kota, yaitu: Jabodetabek, Bandung, Sukabumi, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Bali, Pekanbaru, Padang, Mataram, Palembang, Mataram, Palembang, Manado, Batam, Balikpapan, Makasar, Medan, Lampung, Banjarmasih, Pontianak, Palangkaraya, Sampit, Sintang dan Samarinda.


Dan berikut ini saya paparkan jenis-jenis paket Super Internet Indosatooredoo 2016 yang baru :


Harian 30 MB Rp 2.900
Harian 60 MB Rp 3.900
Mingguan 250 MB Rp 10.900
Bulanan 150 MB Rp 10.000
Bulanan 600 MB Rp 29.900
Bulanan 3,5 GB Rp 49.900
Bulanan 5 GB + 5 MP3* Rp 59.900
Bulanan 7,5 GB + 5 MP3 + Video Streaming** Rp 79.900
Bulanan 9,5 GB Rp 99.900
Bulanan 20,5 GB Rp 199.900
Bulanan 2 GB Rp 39.900

Eh kenapa jadi berwarna-warni begini postingan ini? :D
Untuk keterangan lengkapnya bisa juga dengan cek *123# atau ke website Indosatooredoo di http://indosatooredoo.com/id/personal/connectivity/super-internet.

Tambahan, ada fitur menarik dari paket Super Internet Indosatooredoo 2016 ini yaitu untuk paket seharga Rp. 49.900 ke atas, jika kuota kita habis sebelum masa berlaku waktu habis, ada pilihan baru yaitu masih bisa internetan namun dengan speed bandwith yang lebih rendah yaitu 16 kbps. Ya lumayan juga, jika paketan internet habis, tidak perlu beli paket extra dulu, tetapi bisa dilanjut internetan dengan memilih opsi terbaru ini. Gimana, tertarik ? ;)


07 Januari 2016

Membandingkan tagline iklan Aqua Danone dan Kopi Kapal Api

BY Nunung Indrianto IN , , 13 comments

Kopi Kapal Api Jelas Lebih Enak
Image : twitter.com/kapalapi_id

Saya teringat obrolan di grup WA dengan teman-teman SMA saya beberapa waktu lalu. Di grup itu ada beberapa teman yang sama-sama sangat perhatian dengan kopi. Minuman kopi maksud saya. Perhatian dalam artian ada ketertarikan membahas, sama-sama coffee addict, dan ada yang memang bekerja di sebuah pabrik minuman kopi terpopuler di negeri ini. Mungkin ya, terpopuler. Tapi yang pasti saya jamin kita sudah tau betul nama produk kopi instan ini. Iya, kopi Kapal Api ... (Hai Lani, apa kabar? Hehe)

Topik waktu itu adalah mengenai visi dan misi sebuah usaha bisnis. Ah saya memang tidak pernah sekolah bisnis atau management atau advertising. Tapi jujur saja saya sangat suka dan tertantang untuk membahas soal marketing atau periklanan ini. Kalau boleh cerita sedikit, karena ketertarikan saya inilah, dari awal karir dan bisnis, saya terjun di dunia kreatif marketing, desain grafis hingga digital marketing, yang...sebenarnya sangat tidak nyambung dengan jurusan kuliah saya. Wekawekaweka..... Ya meskipun saat ini saya ditakdirkan di dunia IT lagi, it's a life...kita manusia hanya bisa berusaha, tapi Tuhan jualah yang menentukan. Bukan begitu? Bukan ya. :D

Cukup soal cerita saya. Saya tertarik membahas tagline iklan antara Kopi Kapal Api dan Aqua (Danone). Kenapa, karena saya melihat dua produk ini sama-sama menjadi produk utama dalam masyarakat, bisa dikatakan keduanya adalah market leader. Yang satu pemimpin pasar untuk minuman kopi instan kemasan sachet dan satunya lagi market leader untuk air mineral kemasan. Kapal Api dan Aqua ini produk yang hampir bisa kita jumpai di toko eceran, warung hingga supermarket di berbagai pelosok penjuru tanah air lah, bisa dikatakan begitu. 

Ada apa dengan tagline iklan Kapal Api dan Aqua? Sebentar, saya buka dulu kamus wikipedia tentang tagline itu apa sih.

A tagline (alternatively spelled tag line[1][2]) is a short text which serves to clarify a thought for or is designed with a form of, dramatic effect. Many tagline slogans are reiterated phrases associated with an individual, social group, or product. As a variant of a branding slogan, taglines can be used in marketing materials and advertising.

Nah, itu dia apa itu tagline. Intinya menurut definisi di atas, sebuah tagline kalimat singkat yang mencerminkan sesuatu benda atau product atau seseorang yang bisa menimbulkan sebuah efek yang dramatis pada yang membacanya atau melihatnya. Tagline yang digunakan dalam iklan sebagai salah satu tool promosi di dunia marketing dilakukan biasanya agar calon konsumen menjadi lebih aware atau tau atau kenal sehingga menjadi tertarik dan pada akhirnya menjadi pelanggan. Jika dalam ilmu komunikasi, mungkin, tagline ibarat ciri-ciri yang bisa mudah untuk diingat lawan komunikasinya. Karena produk tidak bisa ngomong, maka dia harus punya kalimat tertulis yang mencirikan dirinya agar 'kita-kita' kenal, kemudian suka dan lama-lama cinta. Jadian lah. Hehehehe.... 
Dan menurut saya memang sebuah tagline iklan yang sukses adalah yang benar-benar bisa menggiring menjadi sebuah emotional branding, ada ketersambungan antara produk dengan 'mind' (emotional) konsumennya.

Jadi, oke... saya mulai dengan Kopi Kapal Api, selanjutnya saya sebut saja Kapal Api saja ya. Kapal Api dengan tagline 'Jelas Lebih Enak', saya kira semua orang sudah hafal dengan nada jingle iklannya. Kalimat dalam jingle iklan Kapal Api yang menyatakan 'Jelas Lebih Enak' itu sudah sukses membuat orang hafal bahwa kopi kapal api yang memang jelas enak. Dan memang kopi ini memiliki kelebihan tertentu dalam aroma dan mungkin rasa untu para pecintanya. 'Jelas Lebih Enak'-nya kopi Kapal Api ini benar-benar sangat dramatis. Coba saja disimak kalimatnya yangseakan-akan menyindir bagi siapa saja yang tidak suka dengan kopi ini. Kenapa tidak minum kopi Kapal Api? Kan 'Jelas Lebih Enak'? Sangat dramatis, bukan? Jadi saya akan menggarisbawahi bahwa tagline iklan kopi Kapal Api ini memang sangat dramatis. Namun, saya melihat pada satu point of view yang lain. Yaitu, tagline Kapal Api juga sangat egosentris. Wah! Tunggu dulu.

Sebentar, mari kita bergeser ke produk Aqua. Tagline iklan dari produk air mineral kemasan ini adalah yang saya tahu ada beberapa Tapi saya mencermati dua tagline Aqua yaitu 'SEMUA BERAWAL DARI KITA' dan 'Kebaikan Alam Kebaikan Hidup'.

Dua tagline Aqua ini menurut saya terlalu serius bahkan kurang dramatis, tidak se-dramatis Kopi Kapal Api. Iya kan. Kesannya datar-datar saja. Saya mengcopas tulisan sebuah blog asiararinggaariandaw.wordpress.com dulu :
Tagline Aqua “Kebaikan Alam Kebaikan Hidup” memberikan gambaran tentang betapa sangat selektifnya AQUA untuk mendapatkan sumber air terbaik karena kami ingin selalu menyajikan yang terbaik dari alam untuk kebaikan hidup dalam setiap tetes AQUA. (https://asiararinggaariandaw.wordpress.com/buntut-iklan-aqua-kebaikan-alam-kebaikan-hidup/)
Semua berawal dari kita - Aqua
Image of sekedarinfo.com
Aqua terlalu serius ya? Kembali pada teori definisi Tagline, Aqua tidak mempunyai efek dramatis pada tagline iklan-nya. Tim kreatif Aqua mungkin menerjemahkan dari visi produk Aqua yang memang akan meng-edukasi masyarakat akan pentingnya air bersih untuk kesehatan untuk kehidupan. Dari segi efek, Aqua kalah dramatis dengan Kapal Api, meskipun sama-sama sukses dalam pemasaran dan faktanya keduanya memang pemimpin pasar pada ceruk yang berbeda. 

Ada perbedaan lain yang saya lihat. Aqua memiliki sisi unik dari tagline-taglinenya, yaitu dia melibatkan konsumen. Aqua seolah-olah bukan barang mati, tetapi sesuatu yang hidup, dan dia terlihat seperti mengulurkan tangan menggandeng kita semua, 'yuk minum Aqua, biar hidup kita sehat''. Aqua meng-orang-kan kita dan dirinya sendiri.

Begini, inilah yang akan saya bandingkan antara kopi Kapal Api dengan Aqua. Kopi Kapal Api memiliki tagline iklan yang dramatis, karena dia sangat egosentris. Kapal Api ingin orang melihat dirinya terlebih dulu. Ke-aku-an Kapal Api di sini terlihat jelas. Dalam perspektif saya, produk ini tidak melibatkan sisi konsumen dalam tagline iklannya. Kita para penikmat kopi kapal api seolah-olah cuman disuruh (passive) untuk menerima bahwa Kopi Kapal Api memang 'Jelas Lebih Enak'. Efek dramatis, dan brainstorming tagline, jika boleh saya katakan. Dan mungkin kedramatisan dan egosentrisme 'Jelas Lebih Enak' yang begini inilah yang membuat kopi Kapal Api menjadi pemimpin pasar. Yang pasti begitulah faktanya.

06 Januari 2016

Weekend di Kolam Renang Bilabong - Foto Lengkap

BY Nunung Indrianto IN , , 6 comments

Menjelang akhir Desember 2015 yang lalu, kami kedatangan saudara dari Bekasi dan ingin diajak-ajak jalan di sekitaran Bojonggede, Kab Bogor dimana kami tinggal. Kebetulan anak-anak, Zaki dan Aisha ingin renang, jadi kami ajak semua ke kolam renang Billabong.

Kolam renang Billabong ini terletak di dalam kompleks perumahan Villa Billabong, Bojonggede kabupaten Bogor. Jika kita dari Jakarta naik KRL turun di stasiun Bojonggede kemudian dilanjut naik angkot no 117 arah Parung. Berikut peta lokasi dari kolam renang Bilabong :



Jalan menuju kolam renang akan melewati jalan depan stasiun ke arah selatan (arah Cilebut), hingga bertemu pertigaan arah Bukit Waringin/Tonjong. Belok ke kanan atau barat dan dilanjut ke arah Tonjong. Di tengah-tengah perjalanan Anda akan bertemu dengan Situ (danau) Kemuning yang juga merupakan spot wisata di sini. Anda bisa istirahat di sini atau langsung saja menuju Billabong. Tidak terlalu jauh, perkiraan dari stasiun Bojonggede ke kompleks Billabong ini membutuhkan waktu 20 menitan. Bilang saja ke pak supir angkot turun kolam renang Billabong.

Dari pintu gerbang Perumahan Villa Billabong, kita disambut dengan pepohonan pinus nang rindang di kanan kiri jalan. Kita bisa jalan kaki memasuki area perumahan, karena posisi Kolam Renang Billabong berada di tengah perumahan ini.

Gerbang masuk Perumahan Villa Billabong (image from google)

Tampak di depan Perumahan Villa Billabong (image from google)

Bundaran Villa Billabong, kolam renang di sisi kanan

Pintu gerbang ke Kolam Renang Billabong

Tiket masuk kolam renang Billabong ini adalah 30 ribu rupiah untuk hari Minggu/Libur. Hari biasa 20 ribu rupiah.

Dan ini penampakan kolam renang Billabong-nya :





04 Januari 2016

Selamat Tahun Baru 2016

BY Nunung Indrianto IN , No comments

Illustration Happy New Year courtesy of Photobucket.com

Bismillah...
Alhamdulillah...

Akhirnya kita memasuki tahun Masehi yang baru, yaitu tahun 2016. Kita tinggalkan tahun 2015 dan mari menyambut tahun 2016. Begitu kira-kira kalimat ucapan selamat tahun baru yang sering kita dengar. Iya kan? Kalimat ucapan selamat yang lain misalnya 'Happy New Year 2016...' dan sebagainya. Meskipun kalau ditanya, apa sih maksudnya ucapan selamat itu? Terus abis ada temen yang ngucapin ke kita, biasanya kita dijawab, 'Iya sama-sama...terimakasih ya..' Nah. Bagaimana pula itu. Rasanya kita sedang mendapatkan sesuatu, makanya kita ucapin balik terimakasih. Apakah memang kita mendapatkan sesuatu dengan pergantian tahun itu? Heemmmm.....

Maksudnya gini: abis saling ngucap begitu trus ada apa? Oh ya biasanya terus ada party atawa pesta-pesta gitu kan. Ada pesta kue, pesta2 makanan hingga pesta kembang api. Atau ada pesta yang lain.... Hemmmmmm... 
Yang lebih serius acara tahun barunya mungkin ada syukuran-syukuran...hingga ada acara selametan di langgar-langgar dan baca doa bersama. Yang gini sih oke lah. Nggak perlu dibahas yah. Kan sudah bagus tuh. Hihi. 

Jadi maksud saya, kok ada yang merasa happy banget ketika pergantian tahun itu. Saking happynya kemudian pesta....kemudian adain party....kemudian bakar-bakar...Nyanyi-nyanyi...kemudian salaman pelukan. Hehe. Dan saya gagal paham. 
Tapi gak apa-apa, kalau saya gagal paham bukan berarti saya tidak setuju dan menganggap yang gitu-gitu salah atau apalah. Biasa saja. Karena tidak semua di dunia harus kita pahami. Iya kan? ;)

Astaghfirullah.

It's Me !